Asal Usul Sanbenito : Topi Kerucut, Yang Bikin Ribut

atribut-natal-2Sanbenito Topi Para Conversos 

Pasca penaklukan Iberia oleh kerajaan Kristen, orang-orang Yahudi Sefardim dan Muslim Moor di ultimatum untuk segera keluar dari Spanyol, sebagian besar yang tetap tinggal di Spanyol dipaksa pindah agama, karena tekanan pemerintah yang sedang berkuasa, mereka berpura-pura memeluk agama Katolik, Penguasa Spanyol menyebut orang-orang yang pindah agama ini dengan istilah para conversos.

Penganut Yahudi yang pindah agama disebut dengan istilah Marranos, sedangkan umat muslim disebut Moriscos. Para conversos yahudi dan muslim yang tidak mau tunduk kepada aturan gereja katolik secara penuh, diam-diam tetap menjalankan ajaran agamanya, sambil membangun kekuatan di dalam negeri, mereka menyusun gerakan rahasia dan merencanakan makar.Mereka dianggap membangkang dan dicurigai penguasa.

Beberapa pemberontakan pun meletus, di antara mereka banyak yang di tangkap, kemudian mereka di sidang di pengadilan gereja dengan tuduhan penganut aliran sesat. mereka inilah yang menjadi sasaran utama dewan inkuisisi Spanyol. Hukuman pengadilan Katolik Ortodok ini dimulai dari yang paling ringan hingga hukuman yang paling berat. Tak jarang dari mereka menerima hukuman ekskusi mati.

Dalam inkuisisi Spanyol, Penyiksaan terhadap para conversos pun dilakukan. Seorang Notaris Secreto mencatat perkataan-perkataan yang di anggap melanggar pandangan teologis agama katolik ortodok. Setiap tersangka kriminal akan di beri pakaian khusus sebagai identitas narapidana penganut aliran sesat. Mereka di paksa menggunakan topi kerucut disertai dengan garmen mirip skapulir. Topi kerucut itu dikenal dengan istilah topi Sanbenito.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s