Hari Raya Idul Fitri 2016 akan segera tiba, apakah Puasa RAMADAN kita MABRUR..

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2016

Insya Allah, umat Islam di seluruh dunia tahun 2016 ini akan segera merayakan Hari Raya Idul Fitri pada hari selasa atau rabu tepatnya 4 atau 5 hari lagi, tapi kepastiannya kita masih tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan hari senin, 03/07, dan tentunya akan diiringi pengumuman resmi dari pemerintah.

Dalam peringatan hari fitri tahun  ini entah mengapa di dalam hati, saya sering bertanya, apakah hari idul fitri 2016 ini juga akan sama rasanya dengan Hari Raya hari raya yang sebelumnya, yaitu suatu hari, yang kata sebagian besar orang di katakan hari yang penuh kebahagiam dan kebersamaan, apakah memang mereka merasakan hari kemenangan seperti yang pernah kita rayakan, juga puasa Ramadhan, apakah juga masih sama dengan ritual ibadah yang di lakukan tahun tahun sebelumnya…

Pada Hari raya tahun yang lalu, saya merayakan hari kemenangan tersebut mungkin hanya secara lahir saja namun secara bathin masih jauh dari kreteria orang bertaqwa, sebab saya merasa masih ada ganjalan di dalam lubuk hati yang paling dalam yang tak mudah dilupakan, Mungkin kita pernah merasakan hal yang sama, di mana ada satu situasi ketika kita tidak bisa menerima keadaan dengan rela dan benar benar mampu melepaskan ketidaksukaan kita terhadap perlakuan orang lain yang berdampak terhadap ketenangan batin yang cukup parah.

Efek kejiwaan yang cukup mengguncang tersebut menyebabkan Saya merayakan hari raya tahun lalu dengan setengah setengah, kalimat mohon maaf lahir batin yang saya ucapkan, mungkin hanya sekedar pemanis bibir saja. Sejatinya, kalimat mohon maaf lahir batin seharusnya diucapkan secara tulus dan sepenuh hati kepada semua orang, di mana kita harus bertekad melepaskan lembaran kelam masa lalu dan segera membuka lembaran baru dengan tinta yang baru di hari yang fitri ini.

Kata salah satu ulama ahli hikmah, yang pernah saya dengar entah di mana, jika di hari raya idul fitri kita tidak bisa bersilaturahmi dengan penuh keterbukaan hati untuk menerima dan memaafkan. Itu artinya ada salah satu dari sekian ibadah kita yang dilakukan pada bulan Ramadhan ada yang tidak mabrur.

Nah..apakah Kira kira puasa kita tahun 2016 ini bisa kita katakan sebagai ibadah yang mabrur, indikator kemambrurannya mungkin bisa kita amati setelah hari raya dan hari hari berikutnya, apakah pada hari selain ramadhan tingkat keimanan dan keshalehan kita masih sama dengan tahun sebelumnya, apakah di hari hari itu aktivitas ibadah kita ada peningkatan atau sama saja, atau bahkan tidak ada peningkatan sama sekali…

Selama  aktiviatas ibadah kita masih sama dengan tahun sebelumnya atau tidak ada peningkatan keimanan sama sekali, artinya kita masih beruntung, memang  tidak ada ukuran yang standart untuk menilai keberhasilan ibadah seseorang, namun yang jelas dan pasti, kita akan mengalami kerugian yang nyata jika hari berikutnya, yaitu hari setelah ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2016 ini berakhir tingkat keshalehan kita malah berkurang, baik secara kuantitatif maupan kualitatif, sebab hal ini , menurut pendapat ulama Islam merupakan salah satu tanda bahwa hasil ibadah puasa Ramadhan kita selama 30 hari ada yang tidak MABRUR.

Ibarat seorang peserta training di suatu workshop, jika kemampuan dan ketrampilan orang itu masih sama dengan kondisi dia sebelum mengikuti training, itu artinya peserta itu tidak berhasil mengikuti proses pembelajaran dalam workshop yang dia ikuti, apalagi orang itu semakin tidak mengerti apa apa setelah mengikuti workshop selama 30 x 24 jam, apakah kita seperti orang yang tidak mengerti apa apa, dengan kata lain apakah kita akan ada peningkatan keimanan setelah puasa ramdhan …? Jika jawabannya tidak, …artinya ada sebagian dari ibadah puasa yang kita lakukan ada yang masuk golongan ibadah yang tidak mabrur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s