JENIS-JENIS BERITA

Jenis-jienis beritaJenis Berita

Dalam jurnalistik dikenal ada beberapa jenis berita.  Dari berita ringan sampai berita yang di sajikan berdasarkan kajian dan penelitian yang mendalam.

Sedia Willing Barus, dalam buku Jurnalistik Petunjuk Teknis Menulis Berita (2010) menentukan Jenis berita berdasarkan beberpa hal sebagai berikut : Berdasarkan bentuk penyajian, sifat kejadian,  jarak geografis dan persoalan.


Berdasarkan Bentuk Penyajian


    Berdasarkan bentuk penyajiannya,  Berita dapat di susun menjadi 4 tingkatan.
  1. Straight News (Berita Lempeng)

    Strainght news
    Disebut berita lempeng karena bentuk penyajian berita ini hanya berdasarkan kejadian-yang tampak di permukaan, Berita di tulis hanya berdasarkan fakta, tanpa ada interpretasi, obyektif, apa adanya, dan hanya berpedoman pada prinsip 5W+1H, Tulisannya ringkas, singkat dan padat.


  2. FeatureFeature (Berita Kisah)

    Bentuk tulisan berita ini mengandung segi human interest dan disajikan dengan gaya bercerita, gaya penulisan feature mirip dengan sebuah cerpen atau novel, Tulisan feature memberikan penekanan pada fakta-fakta yang dianggap mampu menggugah emosi, menghibur, memunculkan empati dan keharuan.


     

  3. Interpretatif News kompasInterpretative News

    Bentuk tulisan berita ini disertai dengan ulasan dari beberapa pengamat atau pendapat ahli terkait berita yang di laporkan, Penulis bisa membuat prediksi atau interpretasi yang bernuansa latar belakang pada peristiwa yang terjadi.


  4. News InvestigationInvestigation News

    Bentuk tulisan berita ini disertai dengan ulasan, data, fakta dan temuan-temuan hasil investigasi di lapangan. Biasanya berita ini mengungkap kasus-kasus politik, hukum, dan sosial yang membutuhkan sumber informasi yang komprehensif dan analisa yang tajam, karena di duga ada penyelewangan sehingga wartawan memandang perlu melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta yang tersembunyi..


Berdasarkan Sifat Kejadian.


Djafar  H. Assegaf, dalam bukunya Jurnalistik Masa Kini(1985) sebagaimana di kutip oleh Sedia Willing Barus, dalam buku Jurnalistik Petunjuk Teknis Menulis Berita, menyebutkan berdasarkan sifat kejadian, berita dapat di bagi menjadi dua hal pokok , yaitu sebagai berikut:

  • Berita yang dapat diduga :
    peristiwa yang dapat diperkirakan sebelumnya. seperti perayaan HUT RI, Munas Organisasi politik, seminar, perayaan.hari besar, termasuk peluncuran buku, seminar, pengukuhan gelar profesor atau doktor.dan sebagainya
  • Berita yang tak dapat diduga :
    peristiwa yang tak dapat diperkirakan dan memang sulit di duga kapan terjadinya . Misalnya: bencana alam, kecelakaan, kebakaran, pembunuhan, kematian orang penting, dan sebagaiya.

Menurut Sedia Willing Barus, sebenarnya ada satu jenis berita yang merupakan gabungan kedua jenis berita di atas. penulis buku tersebut mencontohkan, Dalam Kongres PDI Medan 1993 (Berita Dapat Diduga) muncul sekelompok orang antikongres yang melakukan kerusuhan (Berita Tak Dapat Diduga) sehingga Kongres di nilai gagal pelaksanaannya.

Nah..Sedia Wiling Barus dalam bukunya itu menjelaskan, Jika saat itu ada seorang wartawan yang memiliki ketajamannya memprediksi berita yang mungkin akan terjadi sebelum kerusuhan berlangsung, tentu merupakan prestasi besar baginya sebab dari peristiwa gagalnya kongres PDI di Medan itu lahirlah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.(inilah yang di maksud jenis berita ketiga, gabungan dari kedua jenis berita di atas)


Berdasarkan Jarak Geografis


Berdasarkan jarak geografis jenis berita di bagi meliputi jenis berita lokal, regional, nasional, dan internasional.

  1. Berita Lokal:
    Berita yang memuat peristiwa yang terjadi di sekitar tempat publikasinya.
  2. Berita Regional:
    Berita yang memuat peristiwa dari satu wilayah atau kawasan tertentu dari suatu Negara dimana surat kabar diterbitkan.
  3. Berita Nasional:
    Berita yang memuat peristiwa memiliki dampak cukup luas pada suatu Negara di mana surat kabar diterbitkan. Berita tersebut tidak saja menyangkut peristiwa yang terjadi di wilayah tertentu, tetapi juga kejadian yang ada di daerah-daerah yang resonansinya mencakup Negara.
  4. Berita Internasional:
    Berita yang memuat peristiwa yang cakupan wilayahnya melampaui batas-batas Negara atau berita-berita yang kejadiannya meliputi seluruh dunia

Berdasarkan Persoalan


Sedia Willing Barus di dalam bukunya, membahas beberapa jenis berita dilihat dari segi persoalan sebagai gambaran luasnya bidang-bidang pemberitaan dan sumber-sumber yang harus diliput oleh seorang wartawan.

Politik

Berita politik adalah berita yang menyangkut kegiatan politik atau peristiwa di sekitar masalah-masalah ketatanegaraan dan segala hal yang berhubungan dengan urusan pemerintahan dan negara..

Ekonomi 

Masalah ekonomi juga memiliki pengaruh besar terhadp kehdupan kita. Masalah ekonomi sering kali member dampak nyata bagi kehidupan manusia.

Hukum dan Peradilan

Berita-berita hokum dan peradilan secara relative menempati urutan ketiga setelah politik dan ekonomi dalam mengisi lembaran depan sebuah surat kabar jika kita mengukur dari frekuensi kemunculannya. Berita peradilan dan hokum menjadi penting karena mengandung elemen konflik di dalamnya.

Kriminal

Kriminalitas juga dianggap sebagai peristiwa yang menarik karena pada dasarnya manusia ingin hidup dalam suasana tentram. Oleh sebab itu, peristiwa criminal sendiri (event of crime) mengandung daya tarik karena mengandung ancaman.

Kecelakaan

Berita kecelakaan termasuk berita yang tidak dapat diduga sebelumnya. Berita ini tergolong berita buruk, bukan good news. Seperti halnya berita criminal, setiap orang juga ingin luput dari yang namanya celaka.

Seni dan Budaya

Seni merupakan wujud refleksi keindahan dan pesona kehidupan. Oleh sebab itu, seni selalu diminati umat manusia sepanjang masa dan secara fungsional membentuk tatanan budaya dan proses penciptaan karakter manusia yang mencintai hidup dan memeliharanya.

Olahraga

Masalah kalah menang sering menjadi menarik akibat adanya kompetisi antara siapa kawan dan siapa lawan. Dalam hal ini prestasi fisik dan kecerdikan berpikir menggunakan otot selalu menjadi taruhan yang sangat berharga dalam membentuk citra diri. Karena itulah berita olah raga selalu menarik perhatian pembaca.

Perang

            Daya tarik berita perang juga terletak pada konfliknya. Dalam berita perang, yang sangat ditunggu pembaca bukan hanya sekedar mengetahui siapa yang menang dan kalah, melainkan juga akibat yang ditimbulkannya seperti halnya berita kecelakaan, misalnya korban jiwa, harta benda yang musnah, korban yang menderita luka berat, rakyat sipil yang menjadi korban, jumlah tentara yang mati di kedua belah pihak, latar belakang politik yang melatarbelakangi terjadinya perang, dan senjata-senjata yang dipakai oleh kedua belah pihak.

Jenis Berita Lainnya

Berita-berita lainnya yang tidak kalah menarik yang sering mengisi media massa adalah berita kesehatan, pendidikan, gaya hidup (life style), seks, lingkungan hidup, pariwisata, pertanian, wanita, dan iklim.


Kualifikasi Wartawan Politik


Chilton R. Bush, sebagaimana di kutip oleh Sedia Willing Barus menyebutkan empat kualifikasi seorang wartawan politik sebagai berikut.

  1. The métier of the politician
    Seorang wartawan harus mengerti bagaimana politikus professional menjalankan kegiatannya
  2. Party Machinery
    Seorang wartawan harus familiar dengan tokoh-tokoh politik () di negaranya, baik yang legal maupun yang sedang mencari aspek legal (quasi-legal), sesuai dengan peraturan pemerintah daripada metode-metode nominasi dan pemilihan umum serta control partai.
  3. Intimate Acquaintance with the Personalities
    Seorang wartawan harus mempunyai kenalan intim secara personal dalam politik  mengetahui korporasi besar kekuasaannya, ambisinya, dan tingkat kejujurannya.
  4. Economic and social issue
    Seorang wartawan juga harus memahami betul isu ekonomi dan social yang menjadi dasar politik dan karakter pijakan politik masyarakatnya.

Sumber : Sedia Willing Barus (2010) , Jurnalistik Petunjuk Teknis Menulis Berita, Jakarta, Erlangga.

Iklan

2 thoughts on “JENIS-JENIS BERITA”

    1. Selamat Malam…Mohamad Afkar
      Maaf..baru bisa balas
      Sumber tulisan memang di sadur dari buku Jurnalistik Petunjuk Teknis Menulis Berita, Jakarta, Erlangga…penulis sekedar memberi penjelasan seperlunya…
      Trims kunjugannnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s