Arah Kiblat Masjid Demak Kurang-120-1 ke Arah Utara

Masjid Demak

Berdasarkan instruksi dari Kemenag (Kementerian Agama) pusat pada tahun 2007 agar BHRD di tiap kabupaten mengecek arah Kiblat Masjid Agung yang ada di tempatnya masing-masing. Kemudian pada tahun 2008, tepatnya tanggal 15 Juli, BHRD demak bersama dengan takmir Masjid Agung Demak, melakukan pengecekan. Hasilnya diketahui bahwa arah kiblat Masjid Agung Demak tidak sama dengan bayangan matahari pada saat yaumirrashdil kiblat.

Tim Hisab Rukyah Jateng, bersama Badan Hisab Rukyah Demak mengukur kembali arah kiblat Masjid Agung Demak. pengukuran itu di laksanakan pada tanggal 15 dan 16 Juli , hari Kamis dan Jumat, juga tepat waktu yaumirrashdil kiblat,

Pengukuran ulang kali ini menggunakan berbagai metode yakni penentuan utara sejati dengan bayangan matahari, menggunakan tiga teodolite dan GPS, serta metode rashdil kiblat, Suara Merdeka(2010/08/04)

Posisi Masjid Agung Demak dengan data lintang 60 53’ 40.3’’ LS, bujur 1100 38’ 15.3’’ BT, arah kiblatnya adalah 2940 25’ 39.4’’ UTSB atau 240 25’ 39.4’’ dari arah barat ke utara.

Dengan data arah tersebut, berarti keberadaan shaf kiblat Masjid Agung Demak selisih 120 1’ ke arah utara. secara astronomi, per 1 derajat, dari Masjidil Haram ekuivalen 107,291 km.

Dengan demikian arah kiblat masjid Demak terjadi selisih 12 derajat 1 menit x 107,291 km = 1.289,296 km selatan Kakbah. Bila di tarik garis lurus dari Masjid Agung Demak maka kiblat Masjid menghadap ke arah Ethiopia/Daleti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s