Legenda Wang Mu Niang Niang, Klenteng Sien Hien Kiong

klenteng SIEN HIEN KIONG, ngawi
Di Klenteng Sien Hien Kiong, Kim sin Wang Mu Niang Niang di puja sebagai dewa Utama, Kimsin ini berada dalam satu altar dengan Kimsin Makco Thian Siang Sing Bo

Warga Tionghoa kabupaten Ngawi merayakan tahun baru Imlek ( Xin Chia) ke 2566 di Vihara Umat Tri Dharma atau Klenteng Sien Hien Kiong. Dewa Utama yang di puja di klenteng ini adalah dewi penguasa langit bagian barat. Di klenteng Sien Hien Kiong, Kim sin atau Altar Suci Wang Mu Niang Niang berada dalam satu altar dengan Kimsin Makco Thian Siang Sing Bo

Di indonesia mungkin hanya klenteng Sien Hien Kiong, di kota Ngawi dan klenteng Lo Cia Bio, Jakarta, yang meletakan Kimsin Wang Mu Niang Niang ini di altar pemujaanya. Di bawah altar Dewa Utama ini, terdapat kimsin Hauw Ciang Koen, harimau pengawal setia. Di sebelah kanannya ,terdapat altar Kongco Hok Tik Cien Sien dewa amurva bhumi.


Wang Mu Niang NiangDewi Kekayaan dan Umur Panjang

Wang Mu Niang Niang merupakan dewi kekayaan, umur panjang, dan kebahagiaan abadi. Dewi Xi Wang Mu juga dipercaya mengurusi semua wanita Taois di seluruh alam semesta, baik dalam hal menyempurnakan maupun sebagai pengaspirasi.

Menurut Legenda Tiongkok, Wang Mu Niang Niang  diciptakan dari intisari yang paling murni dari hawa langit bagian barat. Xi Wang Mu lahir di tempat yang disebut Yi-Chuan, dengan nama keluarga Hou. Nama kecil Xi Wang Mu atau di sebut juga dengan Ong Bu Nio Nio adalah Hui alias Wan Jin.

Xi Wang Mu adalah dewi penguasa langit bagian barat dan ratu para dewi yang menjaga dan mengatur para dewi. Masyarakat Tionghoa percaya, di Surga bagian Barat, Dewi Kemakmuran ini menjaga kebun buah Persik yang berbunga setiap 3000 tahun dan obat-obatan guna kelangsungan hidup keabadian para dewa dan dewi.

Dewi Kekayaan ini juga  ditemani oleh seekor burung phoenix atau Feng Huang. Phoenix merupakan burung paling terhormat di antara berbagai jenis burung. Fenghuang sendiri mengindikasikan bahwa teman Dewi  Hui tersebut adalah rajanya para burung.

Wang Mu Niang Niang  biasanya digambarkan mengadakan pertemuan pada istananya, yang terletak  di gunung suci umat Taoisme yang dianggap berada di wilayah barat China yaitu Gunung Gun Lun,  Pegunungan Gun Lun mempunyai keliling  333 mil. Istananya yang megah dikelilingi oleh benteng dari emas dan batu mulia, dipercaya,  Istana ini merupakan surga yang sempurna dan komplit.

Bangunan mahligai indah di sebelah kanannya merupakan kawasan khusus tempat tinggal para dewa, yang terbagi menjadi beberapa komunitas menurut warna pakaian yang mereka kenakan, yaitu merah, biru, hitam, ungu, kuning, dan warna alam.

Di asrama para dewa-dewi ini, di percaya terdapat sebuah air mancur besar yang dibangun dari bermacam-macam batu mulia dan disebut Yao Chi atau Telaga Zamrud. Pesta buah persik atau Pan Tao Hui diselenggarakan di tempat ini dengan dihadiri para dewata, dan sebagai pilar kosmis sehingga para dewa dan manusia bisa berkomunikasi.


Wang Mu Niang Niang2Ibu Emas dari Danau Bercahaya

Wang Mu Niang Niang adalah Ibu Emas dari Danau Bercahaya. juga di sebut dewi dari Sembilan Numina dan Mukzizat Agung. di istananya yang megah, ia dikelilingi oleh para dewi terkemuka dan para pelayan spiritual. Meskipun tidak semua percaya bahwa kebunnya ditumbuhi pepohonan persik panjang umur yang akan berbuah setiap tiga ribu tahun sekali, beberapa percaya bahwa halamannya di Gunung Gun lun berada di dekat kebun Persik Keabadian.

Dimanapun keberadaan Buah Keabadian itu, Wang Mu Niang-Niang  secara umum dikenal menyuguhkan Buah Persik Keabadian tersebut kepada para tamunya, yang akan di anugrahi umur panjang. Hari pesta tersebut ditetapkan sebagai hari lahir ibu ratu dari Sembilan Numina dan Mukzizat Agung, untuk itu para dewa berkumpul untuk memberi selamat kepadanya.

Semasa hidupnya di alam dunia, Wang Mu Niang-Niang adalah seorang pendekar wanita yang sakti yang memilki sifat walas asih, suka menolong kaum yang lemah dan nestapa, fakir dan miskin. Masa kehidupan Xi Wang Mu di dunia banyak melakukan Kebajikan, kebaikan dan kebenaran.

Di puncak pendakian spritualnya, Wang Mu Niang Niang memutuskan untuk keluar dari dunia persilatan kemudian meninggalkan kehidupan duniawi menjadi seorang pertapa, bersemedi dan menyepi merenungi ajaran Tao. Setelah mengenali Hakekat Tao, Dewi Emas dari Danau Bercahaya ini kemudian menjadi begitu dekat dengan alam tetinggi dan di angkat menjadi Dewa.

Dalam tradisi Tao, Wang Mu Niang Niang di kenal sebagai salah satu dari lima Dewa Rejeki. Lima dewa ini di yakini sebagai dewa terkaya di bumi, yang memimpin ratusan bala tentara dewata. Mereka menguasai gunung, kota dan termasuk Tu ti Pak Kung, atau juga di sebut Dewa Bumi atau dewa yang menguasai tempat tertentu. Di percayai bahwa, ke lima dewa ini berada di langit tingkat ke 35 sekaligus memimpin 36 bintang rejeki.

Dari Lima Dewa tersebut Wang Mu Niang Niang di percaya menjabat sebagai dewa rejeki Tengah yang bertugas memberi kemakmuran. Sedangkan Empat dewa lainya, Cailun, Dewa rejeki timur bertugas memberi keberuntungan, Zheng Tong, Dewa rejeki Selatan bertugas memberi Benda-benda Pusaka. Yue Gong Wu Ti, Dewa Rejeki Barat bertugas memberi kesehatan, Ri Guang Tong Zi, Dewa Rejeki Utara bertugas memberi pertolongan dan penolak bala.

Menurut Tradisi Tiongkok, memohon rejeki dan kekayaan kepada dewa-dewa tersebut di nilai sangat tepat sebab menurut keyakinan Tao, Lima dewa rejeki ini merupakan dewa yang terdekat dengan alam manusia. Melakukan ritual doa yang bisa menggerakkan hati ke lima dewa tersebut, di yakini akan mendapat kan berkah dari langit, berupa keberuntungan, kekayaan, pertolongan, sembuh dari penyakit.

Begitu juga dengan permohonan agar pertanian, perkebunan, perternakan, perdagangan terbebas dari gangguan. Bahkan di percaya, bagi yang akan memulai suatu usaha baru atau sedang meniti karir, ke lima dewa empat arah mata angin ini, sekaligus Dewi Rejeki Tengah, Wang Mu Niang-Niang akan melindungi dan memberkati mereka.


Daftar Pustakaa
1. Jelang Imlek Klenteng Sien Hien Kiong 

2. Wiki : Wang Mu Niang Niang
3. Semut Kecil : Wang Mu Niang Niang
4. g.youth.cn : Wang Mu Niang-Niang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s