Apel : Buah Terlarang yang Sensual, Cegah Stroke dan Tahan Estrogen

Buah Apel : Mencegah Stroke dan Menahan Estrogen
Buah Apel : Mencegah Stroke dan Menahan Estrogen

Buah apel biasanya berwarna merah namun bisa juga hijau atau kuning. Penampilan apel yang merah dan ranum merangsang selera dan imaginasi pengemarnya. Dalam kisah mitologi, Konon, Hawa terpesona melihat Buah Aple saat di surga, kemudian membujuk Adam untuk memakan Buah Pohon Yang Terlarang.

Meski tidak di ketahui secara pasti jenis pohon terlarang itu, namun sebagaian tradisi mempercayai Buah Terlarang itu adalah buah APEL. sampai sekarang di inggris, Jakun laki-laki di sebut “Adam’s Aplle” artinya Buah Pohon Yang Terlarang tersangkut di tenggorokan Adam.  Sehingga buah apel sering di juluki buah terlarang yang sensual dan memiliki daya tarik yang khas.

Apel pertama kali di tanam di asia tengah kemudian bekembang di daerah lain di dunia yang lebih dingin termasuk indonesia. Nama latin buah apel adalah Malus Domestica. Aple budidaya adalah apel keturunan dari Malus sieversii asal asia tengah, dengan sebagian genom Malus sylvestris (apel hutan/liar).

Apel di kenal mengandung fitokimia, pektin, dan asam D-glucaric. Selain itu buah asal asia tengah ini juga mengandung zat flvanoid, Kandungan zat flanoid pada apel membantu mencegah insiden penyakit jantung dan resiko stroke. (Publikasi peneltian Finlandia 1996 dan British Medical Journal 1996).

Stroke, cerebrovascular accident, CVA adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak.

Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang penderita mengalami kelumpuhan di sebelah anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Beberapa tahun belakangan ini makin populer istilah serangan otak. Istilah ini berpadanan dengan istilah yang sudah dikenal luas, “serangan jantung”.

Selain itu Buah Sensual ini mengandung Tanin dan boron. Kandungan Tanin membantu mencegah kerusakan gigi periodontal. Penyakit gusi yang di sebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak. Sedangkan boron pada apel membantu wanita mempertahankan kadar hormon estrogen saat menopause.

Mempertahankan estrogen berarti mengurangi gangguan yang di sebabkan oleh ketidak seimbangan hormon di kala menopause, misalnya semburan panas, nyeri, depresi, penyakit jantung dan osteoporosis.

Buah Apel Menahan Estrogen
Buah Apel mengurangi gangguan ketidak seimbangan hormon di kala menopause,

Estrogen adalah sekelompok senyawa steroid yang berfungsi terutama sebagai hormon seks wanita. Walaupun terdapat baik dalam tubuh pria maupun wanita, kandungannya jauh lebih tinggi dalam tubuh wanita usia subur.

Hormon ini menyebabkan perkembangan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita, seperti payudara, dan juga terlibat dalam penebalan endomentrium maupun dalam pengaturan siklus haid.

Pada saat menopause, estrogen mulai berkurang sehingga dapat menimbulkan beberapa efek, di antaranya hot flash, berkeringat pada waktu tidur, dan kecemasan yang berlebihan. Terpapar hormon estrogen berlebihan dan kumulatif, dianggap dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker endomentrium.

Apel juga di kenal sebagai buah yang mempunyai kadar serat yang tinggi sehingga dapat memperlambat datangnya rasa lapar. Kebanyakan apel baik di makan mentah-mentah, berbagai jenis apel sering di gunakan sebagai hidangan makanan pesta. Apel bisa di olah untuk membuat saus apel dan menjadi minum. Untuk itulah, mulailah rutin mengkonsumsi buah Apel, untuk menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit. seperti Serang jantung, Stroke dan Menahan Estrogen di saat menopause.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s