Buah Alpukat, untuk Ibu Hamil , Anti Diabetes dan Alzheimer

Buah Alpukat dan Ibu Hamil
Manfaat Buah Alpukat untuk ibu hamil dan Penderita Diabet

Alpukat merupakan tanaman berupa pohon berasal dari Amerika, Tanaman ini banyak tumbuh di dataran tinggi indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1000m di atas permukaan laut, baik daerah tropis maupun subtropis dengan tinggi pohon sampai 100 m. Nama latin dari buah Alpukat adalah Persea Americana. Nama Daerahnya adalah Alpukat, Advocaat, Alpokat,dan apukat

Buah Persea Americana ini  mengandung vitamin E sebesar 3,4 mg/100 g,  Vitamin E merupakan vitamin penting, yang membantu untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Vitamin E juga memiliki efek positif pada penyakit jantung, stroke, pencegahan kanker, dan pengembangan katarak, dan banyak diklaim memiliki sifat anti penuaan.

Omega 3 serta vitamin E yang secara alami ada dalam alpukat telah terbukti secara klinis mampu menghentikan laju penyakit Alzheimer, merupakan sejenis sindrom dengan apoptotis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil.

Gejala penyakit Alzheimer ini antara lain Gangguan memori ( agak pikun) yang memengaruhi keterampilan pekerjaan, seperti; lupa meletakkan kunci mobil, mengambil baki uang, lupa nomor telepon atau kardus obat yang biasa dimakan, lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau cara-cara mengaduk air.

Selain itu Buah Alpukat juga mengandung Asam lemak tak jenuh tunggal yaitu asam folat tunggal yang bersifat antioksidan kuat. Kadarnya lebih dari dua kali lipat kandungan lemak dari durian. Asam folat adalah nutrisi yang penting dikonsumsi untuk ibu hamil agar calon buah hati terhindar dari cacat otak dan kerusakan sumsum Tulang belakang.

Asam folat pada Alpukat berperan menghambat resiko munculnya penyakit Spina Bifida pada janin yang Dikandung. Spina Bifida adalah keluarnya jaringan sumsum tulang belakang dari punggung. Versi sintetis asam folat direkomendasikan untuk semua wanita yang berencana mau hamil, dan makan buah alpukat adalah pilihan yang lebih sederhana, enak dan alami.

Kandungan Lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat juga dapat membantu untuk membalikkan resistensi insulin yang dapat mengarah pada diabetes tipe 2. Penyakit kelainan metabolik ini disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh sel beta pada keadaan Resistensi insulin.

Resistensi insulin merupakan ketidakmampuan sel untuk berespon terhadap kadar insulin normal, terutama di dalam otot, hati, dan jaringan lemak Di hati, insulin biasanya bertugas menekan pelepasan glukosa. Namun, pada keadaan resistensi insulin, hati melepaskan glukosa secara tidak normal ke dalam darah.

Alpukat juga mengandung mineral kalium yang memiliki kadar natrium rendah. Selain itu buah dan daun alpukat juga mengandung saponin, akaloida, flavonoida, tanin, polifenol, quersetin, gula alkohol, betakaroten, klorofil, dan vitamin B komplek. Alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit gula tapi banyak mengandung serat.

Daftar Pustaka :

http://www.carakhasiatmanfaat.com
klikdokter.com
http://www.indonews.co.id/1000/buah-alpukat/
http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes_melitus_tipe_2

http://id.wikipedia.org/wiki/Alzheimer

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s