Majalah, Generasi ke Generasi

The Gentleman’s Magazine ,Majalah Pertama di dunia Sylvanus Urban, Penulis Pertama IstilahMagazine“,  Majalah Pertama di Dunia.

Istilah “Magazine” atau majalah berasal dari bahasa Arab yaitu “makazin” yang berarti “gudang”.  Istilah Magazine pertama kali di tulis oleh Sylvanus Urban, tahun 1731. ia adalah orang pertama yang menggunakan istilah “Magazine” melalui analogi dari sebuah gudang militer.

Saat itu di london tahun 1731, terbit surat kabar baru yang di beri nama “The Gentleman’s Magazine“,   atas nama Penulis  Sylvanus Urban. saat itulah untuk pertama kalinya Sylvanus menggunakan istilah “Magazine” untuk surat kabar model baru yang akan di terbitkan.

Pemberian nama “Magazine ” ini di lakukan untuk membedakan dengan surat kabar cetak sebelumnya. Majalah pertama di dunia ini di edit oleh Edward Cave.  Surat kabar tersebut dianggap telah menjadi majalah pertama di dunia.

Majalah bulanan ini berisi seputar genealogi, diterbitkan untuk  memuat berita kelahiran, pernikahan, dan kematian dari keluarga pejabat terkenal atau orang yang menarik perhatian,  Majalah ini memuat juga  laporan dari promosi (tentara, dan angkatan laut), preferments (Pendeta Gereja Inggris ).

Sebelum berdirinya Majalah The Gentleman ini, di duga ada jurnal khusus, tetapi tidak ada publikasi luas. misalnya, The Gentleman Journal, yang diedit oleh Peter Motteux dan Ran, tahun 1692-1694.

Tulisan-tulisan awal lainnya, yang di anggap sebagai majalah adalah Erbauliche Monaths – Unterredungen,   Isinya banyak mengulas topik filsafat. Tulisan filsafat  itu diterbitkan secara berkala dari 1663 ke 1668. oleh Johann Ristseorang teolog dan penyair dari Hamburg, Jerman. mayoritas isinya  ditulis sendiri oleh Johann Rist.

Namun saat itu Kumpulan Tulisan Johann Rist  itu masih belum di sebut sebagai “Magazine”.  Jenis tulisan lain yang di anggap sebagai majalah, yaitu Le Mercure Galant, di dirikan oleh seorang penulis, Jean Donneau de Vice. Isinya: kisah-kisah kehidupan, anekdot, dan mutiara hikmah. terbit pada 1672,

Majalah di Inggris

Kehausan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan di inggris kala itu membutuhkan media lain yang lebih populer selain buku. Tulisan dalam buku cendrung kaku dan serius. Sedangkan gaya penulisan jurnalistik lebih terasa ringan dan sederhana.

Sebagaiamana di ketahui di awal tulisan, Majalah pertama yang terbit di inggris adalah “The Gentleman’s Magazine“,  Edward Cave, sang editor majalah tersebut sengaja meninggalkan gaya pemberitaan surat kabar,  ia lebih fokus pada cara menulis yang elegan dan lucu tentang sastra, politik, sejarah, biografi, dan kritik.

Melalui majalah  informasi sosial dan politik dapat di sajikan secara dalam, tajam, dan memiliki nilai aktualitas yang lebih lama di bandingkan dengan surat kabar.  Untuk memenuhi kebutuhan tersebut di terbitkanlah tulisan-tulisan ilmiah dalam bentuk majalah.

Tahun 1704 di Inggris,  terbitlah majalah Review,   yang di tulis oleh  Daniel Defoe., Isi tulisannya mencakup berita politik, artikel, kebijakan nasional, aspek moral dan lain-lain.

Berikutnya tahun 1790, Richard Steele  membuat majalah The Tatler, lalu bersama dengan Joseph Addison, ia menerbitkan The Spectator. Majalah tersebut berisi masalah politik, berita internasional,  aspek moral,  hiburan, dan gosip.

Majalah di Amerika

Media cetak di Amerika di awali dengan salinan buku-buku agama setelah semua kolonis datang ke Amerika untuk mengejar kebebasan beragama.

Debut majalah pertama Amerika ialah pada 1741 di Philadelphia. Majalah William Bradford Amerika berlangsung selama tiga bulan, sedangkan pesaingnya, General Magazine dan Sejarah Chronicle, dicetak tiga hari kemudian dan tinggal selama enam bulan.

Penerbitan majalah “General Magazine”.  di pelopori oleh Benjamin Franklin. Ia adalah seorang wartawan  sekaligus salah seorang pemimpin Revolusi Amerika, dan salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika.

Selama Revolusi Amerika, majalah menjadi lebih politis. Setelah Revolusi Amerika, majalah mengalami peningkatan secara ekonomi. Tiga belas tahun, setelah  “General Magazine” kemudian terbit Majalah Playboy tahun 1953.

Playboy adalah majalah dewasa , sirkulasinya mencapai 6 juta eksemplar pada tahun 1970-an. Nama majalah ini pada awalnya adalah “Stag Party” dan tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan majalah outdoor “Stag” yang lebih dahulu terbit.

Edisi perdananya yang terbit pada bulan Desember 1953 di Amerika, tidak mempunyai tanggal karena Hefner tidak yakin bisa menerbitkan edisi kedua.  Photo kalender artis Marilyn Monroe menjadi sampul majalah edisi perdana,  dan cepat menjadi sensasi.

Majalah ini habis terjual dalam hitungan minggu. Sirkulasi pertamanya mencapai 53,991 eksemplar dengan harga satuan 50 sen (dalam dollar Amerika).

Pada pertengahan abad 20, muncul   majalah Reader’s Digest yang diterbitkan oleh suami istri Dewitt Wallace dan Lila,  pada tahun 1922, Pada tahun 1973 Reader’s Digest dapat mencapai pelanggan sebanyak 18 juta untuk pembaca di Amerika , dan pembaca lainnya di dunia.

Keberhasilan Reader’s Digest telah mendorong munculnya majalah Time. Selanjutnya terbitlah majalah Life, Fortune, dan Sport Illustrated. Life merupakan majalah berita yang banyak menggunakan foto.

Daftar Pustaka

  1. Gentlemans Magazine
  2. Review
  3. id.wikipedia.org/ Play Boy
  4. id.wikipedia.org/Daya Tarik Media Cetak di Kalangan Remaja
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s