Nuri Maulida, Sulit Lupakan Kenangan Pahit

NurimaulidaNuri Maulida, Curhat Sama Allah

Kenangan masa lalu yang sangat sulit dilupakan biasanya berhubungan dengan percintaan, terutama kesedihan karena kegagalan cinta, bagi Nuri Maulida melupakan kenangan pahit itu membutuhkan waktu cukup lama.

Nuri mengaku tak mudah melupakan kegagalan menuju pelaminan bersama Muhammad Adam Yahya. Namun gadis berjilbab ini menemukan cara yang bijak untuk menghadapi kenyataan pahit itu.

Begitu takdir berkata lain, harapannya untuk duduk ke pelaminan dengan sang pujaan hilanglah sudah, hati yang semula berbunga bunga berubah menjadi gundah gulana dalam sekejap, Saat itu di tengah kegundahan hatinya, Nuri bergegas mencari tempat berlindung yang paling kokoh dan kuat, ia menceritakan semua kesediahannya itu pada Tuhan. “Saya sekarang curhatnya sama Allah saja,” kata Nuri sebagaimana di lansir merdeka.com.

“Allah menunggu kita, kalau kita diam Allah akan diam. Kalau kita berlari Allah juga akan berlari. Jadi saya mencoba berjalan, agar Allah berlari menghampiri saya,” katanya.

Ia yakin barang siapa menyerahkan semua persoalan hidup hanya kepada Allah saja, maka Dia yang maha Memberi Petunjuk akan memberi jalan keluar yang lebih baik. “Kalau saya berhasil melewati cobaan ini semua, insya Allah, Allah akan kasih sesuatu yang luar biasa dan terbaik,” tegasnya.

Nuri Maulida tetap tabah dan tenang, ia percaya setiap manusia jodohnya sudah di tulis di langit, semua yang ada di bumi mengikuti alur cerita dari naskah kehidupan yang sudah di rancang.

Kehidupan berjalan terus tanpa pernah melihat kebelakang, baginya kemarin adalah masal alu, besok adalah masa depan, sedangkan sekarang adalah saat yang tepat untuk merubah masa lalu menjadi masa depan yang lebih baik.

“Intinya, segala sesuatu yang sudah lalu, ya biarlah berlalu. Sudah ‘case closed’. Nggak usah di ungkit lagi,” katanya dengan penuh keyakinan kepada Allah..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s